Buku ini berkeinginan mengajak para pembacanya untuk hidup bersama Al-Qur'an atau berperilaku dalam naungan cahaya (nur) Allah Swt. Keunikan buku ini terletak di antara keistimewaan buku Lentera Hati dan Wawasan Al-Qur'an. Topik-topiknya dikembangkan lebih dalam dan luas dan gaya penulisannya disajikan secara mengalir dan enak.
Buku ini mengungkapkan lebih dari tiga puluh topik menarik yang dibahas melalui perspektif Al-Qur'an oleh mufasir ternama Indonesia ini. Dengan menggunakan metode tafsir maudhu'i, sang mufasir memilih topik tertentu kemudian menghimpun ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan topik tersebut.
Wahai orang-orang yang beriman, maukah Aku menunjukkan kepada kamu suatu perniagaan yang menyelamatkan kamu dari siksa yang pedih? (QS. ash-Shaff [61]: 10) Dalam meguraikan hubungan manusia dengan Tuhan, ternyata Al-Quran banyak menggunakan istilah-istilah yang lazim dipakai dalam dunia bisnis. Apakah ini bisa diartikan sebagai petunjuk adanya kesamaan antara hubungan manusia dengan Tuhan pada …
Buku ini merupakan upaya penulis untuk menangguk pesan yang dapat diraihnya dari kedalaman dan keluasan Al-Qur'an. Di dalamnya dibicarakan aneka persoalan yang tentunya ditilik dari sudut pandang Al-Qur'an. Dengan gaya bahasa yang renyah, pelbagai persoalan dikupas dalam penuturan yang memikat dan mudah dipahami. Aktualitas Al-Qur'an digemakan kembali di tengah problem yang mengimpit umat. Beta…
Kebutuhan akan tafsir atas Kalam Ilahi terasa sangat mendesak mengingat sifat redaksinya yang beragam, yakni ada yang jelas dan rinci, tetapi ada pula yang samar dan global. Jangankan yang samar, yang jelas sekalipun masih membutuhkan penafsiran. Maka dari itu, buku ini dibuat untuk menafsirkan surat-surat pendek berdasarkan urutan turunnya wahyu.
Dalam konteks Al-Qur'an dan risalah Nabi Muhammad Saw., pemeliharaan Allah itu amat jelas, karena bagaimana mungkin lahir paham tauhid (monoteisme) dari masyarakat yang berpegang teguh kepada syirik (politeisme)? Bagaimana mungkin lahir agama kemanusiaan yang penuh toleransi setelah sebelumnya merupakan agama suku dan fanatisme?
Alhamdullah, pada akhirnya hadir buku pertama dari kumpulan jawaban saya atas aneka pertanyaan yang diajukan oleh pembaca harian Republika melalui rubrik Dialog Jumat yang hadir 1992. --- Quraish Shihab