Dalam konteks Al-Qur'an dan risalah Nabi Muhammad Saw., pemeliharaan Allah itu amat jelas, karena bagaimana mungkin lahir paham tauhid (monoteisme) dari masyarakat yang berpegang teguh kepada syirik (politeisme)? Bagaimana mungkin lahir agama kemanusiaan yang penuh toleransi setelah sebelumnya merupakan agama suku dan fanatisme?