Di tengah kelangkaan literatur ilmu tafsir, Thameem Ushama menawarkan pendekatan baru kajian tafsir. Berbeda dengan kajian-kajian lain, studi ini lebih spesifik karena tiga alasan: pertama, metodologi tafsir yang ditawarkan lebih bersifat obyektif dan komprehensif. Kedua, penulis menggunuakan metode analisis-kritis dan komparatif. Ketiga, kajian ini menggunakan sumber-sumber Barat dan Timur.